Tengadah Wajahku



Oleh Rahmi Ummu Atsilah


Di bawah pohon yang sedang rindang itu

Aku menengadahkan pandangan

Langit biru anggun berpendar


Semburat jingga matahari sore 

Menyibak arakan mega angkasa arah barat

Sejenak aku takjub Betapa Maha Hebatnya Sang pendesain jagad 


Kualihkan pandangan ke tanah

Tempat kakiku berpijak Lutut ditekuk merapat Kupeluk dengan hati tercekat


Kerdilnya diriku

Tapi tak jua rikuh tuk menghindari dosa

Dunia begitu memperdaya dan menipu

Padahal betapa kecilnya dia

Dibanding nikmat surga yang dijanjikan


Ya Rabb...

Malu rasanya aku melihat diriku

Kepongahan telah membuatku lena

Tersibukkan dengan urusan dunia


Aku menyadari betapa ripuhnya aku kini

Bahkan surat-surat cinta-Mu pun jarang kusentuh

Menutupi rasa bersalah Hanya kuulang-ulang surat Al- Ikhlas

Dalam setiap perjalanan


Rabb.. Kau begitu Agung Jangan jauhi diriku Inginnya diriku selalu bersamamu

Maka mudahkanlah urusanku


Engkaulah Allah yang dalam Kalam-Nya QS. Maryam 65, berfirman:


"(Dialah) Tuhan yang menguasai langit dan bumi dan segala yang ada di antara keduanya, maka sembahlah Dia dan berteguh hatilah dalam beribadah kepada-Nya. Apakah engkau mengetahui ada sesuatu yang sama dengan-Nya?"


Rabb teguhkanlah kami Dalam beribadah kepada-Mu

Taat kepada-Mu

Tunduk dan terikat dengan segala aturan-Mu


Tetesan air mata penyesalan akankah berarti 

Untuk dosa yang terulang pada-Mu ya Rabb

Lagi dan lagi


Godaan untuk kembali melanggar aturan-Mu

Kadang tak dapat kutepis

Hanya berusaha menghalau dengan istighfar

Ampuni aku ya Rabb Malunya diriku


Sumenep, 9 Desember 2021