Tatanan Kehidupan Baru

 


Oleh: Dhana Pristyana


Sejak  ditetapkan menjadi pandemi covid-19 pada tanggal 11 maret 20202 oleh badan kesehatan dunia [WHO] virus corona telah menyebar luas ke seluruh dunia. Menurut data wordmeters, hingga 17 Agustus 2021, lebih dari 200 negara didunia telah terjangkit covid-19 dengan total kasus mencapai 200,09 juta korban meninggal dunia sebanyak 4,39 juta jiwa. 


Pandemi covid-19 ini telah memporak-porandakan aturan-aturan tatanan kehidupn dunia. Seluruh umat manusia yang hidup hari ini jelas tak membayangkan akan melewati keadaan yang terkungkung. Secara terang hidup manusia kali ini tak ubahnya burung dalam sangkar. Dikurung, disemprot, dijemur...duhhh


Miliyaran manusia yang hidup di kolong langit pada abad-21 mungkin sama-sama berharap bebas pengurungan yang aneh ini. Siapa yang dikurung dan mengurung?. Yang jelas takdir kita bersama kali ini membuat cara kita hidup langsung berubah.


Ketidaknyamanan pengurungan ini harus memperteguh kemanusiaan kita dalam mengambil keputusan mengubah kerangka berfikir. 


Kita semua mesti menghidupkan segala daya demi melahirkan revolusi besar, keluar dari sistem bobrok yang menghancurkan makhluk, hidup, alam memperbudak manusia yang membekap jiwa kita saat ini. Sebuah sistem gila yang dipaksakan oleh dunia modern yang sedang meringis dan mengancam.


Tujuan revolusi ini jelas, kita harus menghasilkan perubahan mengakar dalam cara hidup, berproduksi, mengkonsumsi, bekerja, bermasyarakat dan berhubungan dengan semesta alam. 


Dan tujuan itu akan terwujud jika kita tunduk patuh dengan segala peraturan yang telah diberikan Sang Pencipta Alam jagat raya ini. Hanya manual book Al-Quran dan Sunnah Nabi Muhammad saw yang bisa menghantarkan kehidupan manusia dunia ke puncak kesejahteraan.

Allah SWT berfirman :

لَهٗ مُعَقِّبٰتٌ مِّنْۢ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهٖ يَحْفَظُوْنَهٗ مِنْ اَمْرِ اللّٰهِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتّٰى يُغَيِّرُوْا مَا بِاَنْفُسِهِمْۗ وَاِذَآ اَرَادَ اللّٰهُ بِقَوْمٍ سُوْۤءًا فَلَا مَرَدَّ لَهٗ ۚوَمَا لَهُمْ مِّنْ دُوْنِهٖ مِنْ وَّالٍ - ١١

Artinya: “Baginya (manusia) ada malaikat-malaikat yang selalu menjaganya bergiliran, dari depan dan belakangnya. Mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap suatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya dan tidak ada pelindung bagi mereka selain Dia”  

(QS. Ar Ra'd 11)


Mari kita usahakan semaksimal segala daya upaya secara kaffah menerapkan peraturan Sang Pencipta Allah swt. Mari kita ambil alih waktu kita yang telah dirampas baron kapitalisme untuk kita jadikan pondasi bagi rumah waktu yang barokah agar kita bisa mengalami sebuah kehidupan baru.