SOSOK ANGGA STEVANO: MARKETING SUNNAH PETANI BERDASI


Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa yang ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka sambunglah tali silaturahmi," (HR. Bukhari – Muslim). 

Bapak Angga Stevano S.P adalah anak ke 14 dari 14 bersaudara, beliau dilahirkan di kota Bukittinggi dikenal dengan kota jam gadang kotanya bapak Muhamad Hatta wakil presiden repuplik indonesia pertama. Beliau dilahirkan pada tanggal 25 november 1990, beliau adalah sosok yang terlahir serta dibesarkan dari lingkungan dan keluarga petani di perdesaan limakampung, nagari sungai pua kabupaten agam, sumatera barat, indonesia.

Seseorang yang terlahir dari keluarga petani hal ini membuat bapak Angga stevano S.P sudah terbiasa bertani dan beternak dari kecil, mulai dari beternak ayam, kambing, kelinci dan beternak sapi.

Begitu juga dalam berusaha tani hal ini dikarenakan beliau sering terlibat dalam membantu orangtua dalam beternak dan berusaha tani.

Desa lima kampung, nagari sungai pua, kabupaten agam, sumatera barat adalah desa pertanian adapun bidang

usaha tani yang diusahakan di desanya adalah jenis tanamam hortikultura dengan komoditi sayur-sayuran seperti tanaman tomat, cabe, daun bawang, lobak, wortel, seledri, sawi dll.

Biasanya disaat panen tiba para petani disungai pua selalu membawa hasil pertanianya ke pasar tradisional seperti pasar aur kuning, pasar kotobaru dan pasar padang luar, dari pasar inilah para agen, tengkulak dan pedagang pengumpul sayur mendistribusikan ke kota dan provinsi lain.

Alhamdulillah berkat kasih sayang Allah SWT setelah menjalani proses hidup dan pendidikan yang panjang bapak Angga Stevano Allah SWT ijinkan untuk melanjutkan Pendidikanya ke univesitas andalas padang dengan jurusan agribisnis yang sebelumnya beliau pernah kuliah di Unsyiah banda aceh jurusan agribisnis dan STAIN batusangkar, sumatera barat dengan jurusan bimbingan konseling.

tidak puas disitu saja dikarenakan bapak Anggga stevano sudah terbiasa hidup mandiri dari kecil dan didukung oleh lingkungan kampus dengan program entrepreneurship maka selama kuliah bapak angga stevano mencoba untuk membuka usaha sendiri.

adapun usaha pertama kali diterjuni bapak angga adalah berjualan kelapa muda dan roti bakar bandung dilokasi kampus unand padang. Alhamdulillah berkat kasih sayang Allah SWT dan kegigihan serta fokus, usaha kelapa muda dan roti bakar bandung yang berawal dari pinggir jalan atau kaki lima, kini bisa dikembangkan oleh bapak Angga Stevano menjadi sebuah cafe/kuliner mewah dengan tiga tinggkat yang beralamat di jln juanda pasar pagi, kota padang yang beliau beri  nama usahanya *prof coconut* dengan slogan sehat nikmat dan bersahabat No 1 dikota padang.


tidak puas disitu saja dengan masih berstatus sebagai mahasiswa unand padang bapak Angga terus berinovasi mengembangkan usahanya menjadi suplier hasil pertanian.

usaha ini berawal dengan berjualan sayur kangkung dari rumah kerumah dengan menggunakan motor kredit yang didapatnya selama kuliah, sayur kangkung ini didapatkanya langsung dari petani kangkung disekitar kota padang.

Alhamdulillah berawal dari komoditi sayur kangkung ini bapak angga menambah komoditi jualanya dengan cabe merah jawa didapat dari pasar raya padang, namun masih dijual dengan sistem door to door ke rumah-rumah, dan bapak angga mulai melirik warung sayur, sembako, pasar tradisional sebagai market barunya.

Berjalanya waktu sampai ahirnya bapak angga mencoba untuk berjualan buah-buahan alhamdulillah bapak angga mendapat jaringan pengirim buah salak pondo dan mangga dari petani dipulau jawa dan bapak angga mulai mensuplai buah salak pondo, buah mangga ke seluruh pedagang buah dikota padang, tidak puas disitu saja bapak angga membuka jalur distribusi baru ke pasar modren yaitu ke supermarket seperti supermarket budiman, ramayana padang, foodmart dan perhotelan.

alhamdulillah berjalanya waktu penawaran kerjasama bapak angga kepada hotel bintang lima dikota padang disambut dengan baik yaitu hotel basko grand maal.

sembari berjalanya usaha suplier ini sebagai pengusaha muda bapak  angga terus mencoba mengembangkan usaha supliernya dengan komoditi kelapa muda dari sinilah awal ide yang baik untuk mengembangkan usaha kelapa muda pinggir jalan menjadi kafe mewah bernama *prof coconud* dengan spesialisasi olahan makanan dan minuman dari kelapa.

tidak puas disitu saja dikarenakan hubungan baik dan relasi yang banyak bapak angga stevano terus mengembangkan usahanya kebidang traver umrah dan haji, bapak angga menjalin kerjasama dengan salah satu perusahan biro umroh dan haji  dan  fokus kepada mencari nasabah untuk berangkat umrah dan haji.

Alhamdulillah dengan bermodal pengalaman diusaha ini, bapak angga telah mendaftarkan kedua orangtuanya dan dua orang kakaknya untuk berangkat ke tanah suci, ke kota mekah almukaramah, dengan penuh kehati-hatian dikarenakan hari ini banyaknya penipuan bermodus usaha travel umrah dan haji, untuk kedepanya bapak angga berniat untuk mendaftarkan semua keluarganya untuk berangkat ke tanah suci.

pada ahirnya pada tanggal 28 oktober 2015 bapak angga diwisuda dan meraih gelar sarjana muda pertanin S.P.

berjalanya waktu karena gagal fokus dan menurunya grafik usaha, dorongan kuat dari pihak keluarga agar bapak angga bisa menikmati ijazah yang diterima dengan kata lain agar bapak angga mencoba melamar pekerjaan diperusahaan besar.

karena keluarga bapak angga ingin melihat bapak angga bekerja diperusahaan besar *"kalau hanya berwirausaha ini untuk apa kuliah tinggi-tinggi bahkan orang tamatan SD pun bisa berusaha"* itulah kata-kata yang keluar dari mulut keluarga sebagai motifasi pedas untuk bapak angga agar mau melamar kerja dan berkarir didunia kerja perusahaan besar.

dari situlah motifasi baru dalam diri bapak angga untuk meninggalkan kota padang menuju ke kota pakan baru untuk melanjutkan pendidikanya S2 Magister agribisnis universitas negri riau(UNRI) dan pada ahirnya beliau memutuskan meninggalkan kota pakan baru tidak melanjutkan pendidikanya dan berangkat ke ibukota indonesia kota  jakarta untuk bisa bekerja diperusahaan asing perusahaan besar.

Alahmdulillah berkat kasih sayang Allah SWT dimulai pada awal tahun 2016 sampai ahir tahun 2018 bapak angga telah berhasil diterima bekerja dan pindah-pidah kerja dibeberapa perusahan besar dijakarta diantaranya yaitu PT. Sentral Tukang di Bekasi, PT. Megapolitan Developmet Tbk di Depok, PT. Indomarco Prismatama Tbk di jakarta, PT. Lippo Group Tbk di cikarang, PT. Tokio Marine di Jakarta, dan Yayasan Payaman Kerincing di Magelang.

tepatnya diahir tahun 2018 bapak angga memutuskan untuk meninggalkan dunia kerja dijakarta dan mendaftarkan diri untuk *sebuah visi dan misi baru* serta pembelajaran baru yaitu perkerjaan yang luar biasa mega proyek  pekerjaan besar yaitu kerja dakwah kerja agama, mengembangkan agama Allah SWT melanjutkan kerjanya nabi Muhammad SAW ke daerah-daerah, kampung-kampung, pelosok-pelosok dengan berkorban harta dan diri seperti yang dicontohkan oleh rasullullah.

pada waktu itu bapak angga mendaftarkan diri untuk berangkat perjalanan dakwah selama 4 bulan berawal  dari markas dakwah indonesia, yaitu mesjid jamik kebun jeruk jakarta terbentuklah satu jamaah berjumlah 11 orang dan diamiri oleh satu orang.

singkat cerita bapak angga beserta jamaah Allah SWT pilih berangkat  dakwah khurujfisabilillah selama 4 bulan dari jakarta mesjid jamik kebun jeruk menuju pulau sulawesi, pulau bali, surabaya, temboro, magelang, semarang dan kembali ke mesjid kebun jeruk, jakarta.

Alhamdulillah dengan modal pengalaman dakwah dan kasih sayang Allah SWT bapak angga telah berhasil membawa keluarganya dan beberapa sahabat serta  beberapa orang kampungnya untuk ikut juga dalam kerja dakwah ini dalam kerja perjuangan agama, *dengan menjadikan dakwah kerja hidup, hidup untuk dakwah, dakwah sampai mati, mati dalam dakwah, mati dalam ucap kalimah lailahaillallah mudammadurrasullullah, dunia sementara akhirat selamanya*

sepulang berangkat dakwah bapak angga memutuskan untuk memulai usaha kembali dengan memilih usaha berjualan produk-produk sunnah dengan brand yang dirintisnya bernama *MARKETING SUNNAH* pengadaan barang dan jasa sunnah seperti perlengkapan sunnah, herbal sunnah, pengobatan sunnah dan even-even kajian konsultasi agama islam.

usaha ini berjalan dikampungnya yaitu disumatera barat,

menurut pengakuan bapak angga alasan beliau menerjuni usaha ini dikarenakan berhubungan erat dengan agama dan kegiatan dakwah agama islam. 

Alhamdulillah berawal dari tahun 2019 sampai sekarang tahun 2021 usaha ini berjalan baik dan sekarang bapak angga sudah mensuplay produk-produk sunnah ke toko, supermarket, instansi-instansi pemerintah dan telah melakukan kajian-kajian dan even agama islam. sebagai kemajuan usaha bapak angga sudah mulai bergerak kebidang produksi sendiri beberapa produk seperti peci, pakaian muslim dan madu dengan brand *diMADUsunnah*

sembari menjalankan usaha ini dikarenakan bapak angga dulunya berlatar belakang anak petani dan berpendidikan sarjana pertanian maka bapak angga berminat untuk kembali merintis usaha dibidang pertanian sebagai salah satu bentuk peduli bapak angga untuk menolong dan mencerdaskan petani indonesia dengan brand usaha beliau yaitu *STV AGRI*  pengadaan barang dan jasa pertanian diantaranya konsultan agribisnis, suplier hasil pertanian, suplier petrokimia, alat pertanian dan produksi, pengolahan hasil pertanian.

berdasarkan pengamatan, penelitian dan pengalaman beliau turun lansung kelapangan Bapak 

Angga Stevano S.P seorang 

alumi fakultas pertanian unand, padang ini selama bertahun-tahun dalam dunia usaha, dunia kerja dan dunia pendidikan.

inilah beberapa masalah dan solusi yang beliau temukan untuk petani indonesia agar bisa menjadi *petani berdasi*

*Permasalahan dan solusi untuk petani indonesia*

a) kenapa petani cendrung tidak bisa menetukan dan menetapkan harga jual serta harga pasar produknya ?

b) disaat harga anjlok produksi banjir petani terpaksa buang hasil panen dari pada memanenya ?

c) harga produk petani sering terpojokan dan ditentukan oleh pasar bukan dirinya sendiri.

*jawaban dan solusinya :*

1) dikarenakan sifat produk cepat rusak jadi harus disegerakan menjual

solusinya kasih pengawet alami biar bisa tahan lama, olah menjadi produk baru/industri simpan digudang jual dengan harga sendiri dan sesuai kebutuhan market

2) dikarenakam produksi tidak bisa dikontrol kadang banjir kadang langka, petani banyak tidak kompak 

solusinya bentuk gapoktan, koperasi tani, manajemen kompak tani apa yg mau diproduksi dimusyawarahkan disesuaikan dengan kebutuhan pasar, agar tidak banjir produk dipasaran

3) dikarenakam sesama petani memproduksi produk yang sama dan tidak punya nilai tambah

solusinya berinovasi mungkin dari rasa, kemasan, zat, bentuknya agar produknya beda dan memiliki nilai tambah dari produk yang lain

4) dikarenakan informasi pasar minim dan market terbatas 

solusinya ikuti pelatihan pemasaran buka jalur distribusi baru seperti direc seling rumah kerumah, perkantor, pertokoan, rumah makan, restoran, hotel, catering, instansi swasta dan pemerintah, expor inpor


ahir kata semoga tulisan ini bermanfaat untuk kita semua, banyak maaf wasalamualaikum wrwb..


konsultasi/kemitraan/even organezer

hp/wa 0823 8988 6917

fb/ig : stv agri hasil alam/MarketingSunnah

Angga Stevano S.P