Penistaan Agama, Bak Jamur di Musim Penghujan

 


Oleh Yulia Ummu haritsah

Ibu Rumah Tangga dan Member AMK


Bak jamur di musim penghujan, tumbuh subur di lahan yang gembur,

Terulang dan terus menerus terulang, 

Kasus penistaan agama terus terulang 


Seseorang yang bernama Muhammad Kece, seorang YouTuber dari daerah Jawa barat, melakukan penistaan agama. Penistaan agama ini pun sontak menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat, bahkan bisa jadi akan menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat.


Dalam jejak kasusnya, Muhammad Kece ternyata  memiliki 2 agama sekaligus. Bagaimana dia bisa punya akidah yang kuat , agama saja yang menjadi pondasi akidahnya saja mendua, seperti yang dilansir oleh Hops.id. Penelusuran redaksi Hops.id, dari berbagai sumber Muhammad Kece diketahui memiliki dua agama. Saat ini Kece yang menggunakan nama depan Muhammad dikenal memiliki keyakinan beragama Islam. Namun berdasarkan data yang di dapat, pada tahun 2014, Youtuber asal Jawa Barat ini pernah di baptis dan masuk agama kristen. sangat membingungkan bukan?

Dalam tindakannya,  M Kece, termasuk kategori penistaan dan penodaan agama, seperti yang dilansir oleh REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA- Pakar Hukum Pidana, Suparji Ahmad mengatakan, ucapan YouTuber Muhamad Kece (MK) yang menyinggung Nabi Muhammad saw. menjurus pada penistaan agama. 


Di sistem demokrasi liberal sekarang ini, begitu mudahnya manusia gonta-ganti agama,  dan mereka pun merasa kebebasannya melakukan tindakan penistaan terhadap agama, karena dengan faham demokrasi liberalnyalah, yang membebaskan berakidah  dibebas pula  dalam berpendapat. Sehingga penistaan agama terus terulang.


Dalam Islam, tentunya tidak seperti demikian, Islam mengatur seluruh aspek kehidupan, penistaan agama, murtad, di sanksi dengan tegas bahkan sampai di bunuh. Agar kasus murtad tidak terulang, dan sekaligus membuat orang takut serta jera  untuk berbuat perilaku tersebut.


M Kece kini di laporkan oleh MUI, atas penistaan dan penodaan agama, dilansir JAKARTA, iNews.id - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas meminta polisi segera menangkap YouTuber Muhammad Kece. Sebab pria tersebut sudah menghina dan merendahkan agama Islam. 


"Saya minta polisi segera menangkap yang bersangkutan (Muhammad Kece)," kata Anwar Abba dalam akun Youtubenya, Minggu (22/8/2021). 


Suparji mengatakan, pasal tersebut berbunyi, dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya lima tahun barangsiapa dengan sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan yang pada pokoknya bersifat permusuhan, penyalahgunaan atau penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia, dengan maksud agar supaya orang tidak menganut agama apapun juga, yang bersendikan ke-Tuhanan Yang Maha Esa.


"Jadi kalimat (MK yang mengatakan) 'siapa yang pembunuh, siapa yang perang badar, itu Muhammad. Muhammad bin Abdullah adalah pemimpin perang badar dan uhud, membunuh dan membinasakan. Jelas ya pembunuh adalah iblis' sudah memenuhi unsur penodaannya," kata Suparji melalui keterangan tertulis kepada Republika, Ahad (22/8).


Begitu pula dengan ormas-ormas Islam lainnya seperti NU, Muhamadiyah, dan ormas lainnya, meminta polisi segera menangkap M Kece dan menindaklanjuti atas tindakan beliau, dengan penistaan agama nya.


Begitulah demokrasi yang dianut penguasa sekarang, menjamin kebebasan baik kebebasan beragama, berpendapat, maupun berkepemilikan, pemerintah hanya sebagai fasilisator, jika tidak ada aduan dari masyarakat maka kasus seperti ini pun menguap begitu saja.


Begitu lemahnya peran pemerintah saat ini dalam menjaga akidah umat, sangat jauh berbeda dengan sistem Islam yang selalu menjaga akal, akidah dan harta umatnya, semuanya di jamin oleh penguasa yang menerapkan sistem Islam.


Semakin rindu rasanya untuk diterapkanya sistem Islam, yang akan membawa manusia dari kegelapan menuju cahaya,  baldatun Thoyyibatun warobbun Ghofur,  karena hanya Islam yang mampu mengatur seluruh aspek kehidupan.

Wallahu a’lam bishshawab.