Kemenangan Taliban di Afganistan, Memicu Lahirnya Terorisme di Indonesia?

 


Oleh Selviana R. Akbar

Aktivis Dakwah Kampus


Akhir-akhir ini media-media massa seluruh dunia tengah memperbincangkan Taliban dan Afganistan.

 

Beragam respon dunia mengenai kemenangan Taliban, ada yang mendukung namun tidak sedikit juga yang menyatakan penolakan, termasuk Indonesia.


Indonesia menganggap kemenangan Taliban menjadi pemicu lahirnya terorisme.


Di lansir Oleh detikNews,(19/08/2021), Jakarta-Kelompok Taliban berhasil menduduki pemerintahan Afganistan. Pakar terorisme dari Universitas Indonesia (UI) Ridlwan Habib mengatakan kemenangan Taliban ini bisa memicu semangat kelompok radikal untuk mendirikan negara Islam.

Mulanya, Ridlwan menjelaskan bahwa kemenangan Taliban ini sekaligus menjadi kekalahan ISIS. Selain itu, Taliban sedari dulu memang menolak ISIS yang menciptakan daulah sendiri.


"Taliban tidak setuju dengan ISIS yang menciptakan daulah sendiri, karena itu mereka tidak akan mengijinkan ISIS tumbuh di Afganistan," 


Densus 88 polri juga ikut bersuara mengenai hal ini.


Dilansir oleh detikNews, (24/08/2021), Jakarta - Detasemen Khusus (Densus) 88 Polri mengungkap adanya dampak terhadap Indonesia dari kemenangan kelompok Taliban setelah menguasai sebagian besar wilayah Afghanistan. Polri menyebut kemenangan Taliban bisa memicu ketertarikan kelompok-kelompok radikal di Indonesia.


Hal tersebut diungkapkan oleh Kabag Ban Ops Densus 88 Mabes Polri Kombes Aswin Siregar. Aswin awalnya memaparkan kondisi Afghanistan sejak 1980-an, yang merupakan tempat berlatih para teroris, termasuk dari Indonesia.


Aswin lantas mengungkapkan kala itu sejumlah kelompok di Indonesia juga ikut mengirimkan hampir 10 gelombang untuk beraksi di Afghanistan. Ketika itulah, kata Aswin, beberapa orang Indonesia yang ikut bergabung ke Afghanistan berlatih hingga membangun jaringan terorisme serta mengumpulkan amunisi.


Kemudian, setelah peperangan di Afghanistan selesai, Aswin menyebut orang-orang Indonesia itu akhirnya kembali ke Indonesia. Ketika itulah, kata dia, mereka akhirnya membawa semua yang dipelajari dari Afghanistan hingga berujung pada beberapa peristiwa teror di Indonesia.



Meski Taliban mendapat pengakuan dari berbagai pihak namun terus di opinikan agar tetap waspada adanya pemanfaatan situasi oleh kelompok radikal.


Taliban disebut akan membangkitkan teroris di Indonesia pascakemenangannya di Afganistan. Walaupun beberapa pihak menepis kekhawatiran tersebut karena Taliban tidak akan menjadi tempat pelatihan radikalisme dan terorisme, juga bukan bagian dari ISIS dan Al-Qaeda. Taliban juga hanya bergerak dalam perjuangan memperebutkan Afganistan dan bukan berjuang dalam gerakan internasional.


Dengan anggapan itu jelas akan meningkatkan kembali perang melawan terorisme dunia. ketika Taliban mendapatkan kemenangan, narasi Islam radikal makin digencarkan. 


Oleh karena itu, Indonesia meningkatkan program kontra terorisme, deradikalisasi, kampanye Islam moderat, dan kegiatan semacam itu. Wajar karena Indonesia memilih bersama dengan AS dalam Global War on Terrorism dan sudah menjadikan moderasi beragama sebagai salah satu program prioritas nasional.


Inilah bukti nyata perang global melawan teror tidak lain adalah perang global melawan setiap geliat penerapan syariat Islam.


Kita lihat sendiri ketika Islam memenangkan peperangan Banyak sekali opini yang menggiring pemikiran ummat bahwa kemenangan Islam perlu di waspadai akan adanya teror dan lain sebagainya.


Ketakutan Barat akan kejayaan Islam itu muncul saat ini, bagaimana tidak dalam sejarah Islam telah menguasai 2/3 Dunia.


Kemenangan Taliban menjadi salah satu ancaman bagi mereka yang tidak suka dengan Islam dan menjadi dalil mereka untuk menggencarkan pemahaman moderasi beragama.


Dalam Qur'an Surah At-Taubah Ayat 32 Allah Berfirman " Mereka hendak memadamkan cahaya (Agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, tetapi Allah telah menolaknya, malah berkehendak menyempurnakan cahanya-Nya, walaupun orang-orang kafir itu tidak menyukai."


Seberapa kuat usaha mereka menghalangi cahaya Islam, Allah akan tetap menyempurnakan Cahaya-Nya.


Semoga Kemenangan Taliban di Afganistan membawa pada kejayaan Islam yang Kaffah.



Wallahu a'lam bi ash-shawwab.