Kekerasan Seksual di Tengah Pandemi


Oleh Irma Ulpah


Di tengah pandemi yang menyisakan banyak duka, kasus kekerasan seksual menambah suram wajah negeri ini. Seorang pegawai pria di KPI Pusat mengaku sebagai korban perundungan dan pelecehan seksual yang dilakukan oleh tujuh pegawai di Kantor KPI Pusat selama periode 2011-2020.

Korban mengalami trauma dan stres akibat pelecehan seksual dan perundungan yang menjatuhkan martabat dan harga diri korban. Upaya pelaporan kepada komnas HAM dan pihak kepolisian tidak memberikan solusi tuntas. 

Di sisi lain kembalinya seorang artis yang merupakan mantan narapidana kasus pelecehan seksual terhadap remaja dan menyuap panitera disambut bak pahlawan. 

Kasus kekerasan seksual dan kasus suap di atas menjadi wabah memprihatinkan bagi negeri dengan mayoritas muslim ini. Kondisi ini mengingatkan kita pada kondisi Arab jahiliyah saat belum tersentuh nilai-nilai Islam yang dibawa oleh Rasulullah saw. 

Bangkitnya Arab jahiliyah menjadi bangsa yang disegani di bawah kepemimpinan Rasulullah, diawali dengan dakwah merubah pemikiran manusia yang dilakukan Rasulullah. Saat manusia paham terkait hakikat dirinya, Alam semesta dan kehidupan, dengan sendirinya manusia akan mengontrol setiap tindakannya untuk selalu berpegang teguh pada hukum Allah.

Namun jika hukum yang diterapkan selain dari hukum Allah, maka kekacauanlah yang terjadi.

Sebagaimana kacaunya kondisi bangsa Arab jahiliyah saat hukum Allah belum menyapa. 

Namun saat Rasulullah saw. datang ke muka bumi dan menyampaikan syariat Islam dengan hukum terbaik yang berasal dari Sang Pencipta, bangsa Arab pun bangkit menjadi bangsa yang mulia. Kebangkitannya menjadi bangsa terkemuka yang menguasai sepertiga dunia selama 1300 tahun tercatat dalam tinta emas sejarah peradaban Islam yang gemilang. 

Lalu dengan bukti nyata sejarah ini, apakah kita masih ragu dengan hukum yang berasal dari Allah?

اَفَحُكْمَ الْجَاهِلِيَّةِ يَبْغُوْنَۗ وَمَنْ اَحْسَنُ مِنَ اللّٰهِ حُكْمًا لِّقَوْمٍ يُّوْقِنُوْنَ 

"Apakah hukum jahiliah yang mereka kehendaki? (Hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang meyakini (agamanya)?"

Saatnya umat kembali pada syariat. Hanya sistem Islam kafah yang mampu memberikan solusi hakiki atas seluruh problematika umat. 

Termasuk di antaranya, masalah kekerasan seksual, akan diberikan sanksi tegas bagi pelakunya agar memberi efek jera bagi masyarakat yang lainnya. 

Karena Islam hadir untuk manusia sebagai rahmat bagi seluruh alam. Wallahu a'lam bishshawab.