Mineral Melimpah Afghanistan dan Khilafah

 


Oleh. Ir. H. Izzah Istiqamah

(Praktisi Pendidikan) 



Afghanistan kaya akan sumber daya alam. Namun karena ulah Amerika dan Sekutunya Afghanistan menjadi negara termiskin didunia. 


JAKARTA — Afghanistan adalah sebuah negara termiskin di dunia. Akan tetapi ternyata wilayah negara yang terkurung daratan di Asia Selatan dan Asia Tengah ini memiliki kekayaan mineral besar yang belum dimanfaatkan, yang mungkin saja bisa menjadikannya negara paling kaya.


Pada tahun 2010, seorang pejabat dari Amerika mengungkapkan bahwa Afghanistan memiliki cadangan mineral alam yang melimpah yang dapat mengubah situasi ekonomi Afghanistan jauh lebih baik. Bahkan kemungkinan kedepan kondisi Afghanistan jauh lebih sejahtera, dimana mereka bisa menggambarkan Afghanistan sebagai kandidat untuk menjadi ‘seperti Arab Saudi dalam lithium’, mengacu pada kelimpahan logam mulia yang berada di dalam wilayahnya, dimana material ini semakin hari semakin penting dalam pembuatan baterai dan elektronik.


Dari pergantian kekuasan, terungkap bahwa kekayaan SDAE yang melimpah di Afghanistan menjadi incaran perebutan oleh negara-negara Barat yg eksploitatif. 


Karena tiada junnah berupa khilafah, maka akan terus dicipta kondisi krisis agar fokus umat pada terjadinya konflik-konflik internal dan abai terhadap skenario perampokan sumber daya alam milik kaum muslimin. 


Umat seluruh dunia membutuhkan kepemimpinan Islam. 


Dalam sistem Khilafah, politik dalam negeri adalah melaksanakan hukum-hukum Islam sedangkan politik luar negeri menyebarkan Islam ke seluruh penjuru dunia. Penyebaran Islam dengan metode jihad untuk membebaskan (futuhat) negeri-negeri yang belum tersentuh Islam. Pada saat pembebasan Islam berbeda dengan penjajahan yang dilakukan Barat. Sebab Islam diturunkan Allah sebagai rahmat, kabar gembira, sekaligus peringatan yang keras bagi orang-orang yang berbuat aniaya. Di dalam sistem islam Khilafah harus menjadi negara yang kuat dari sisi militer sehingga mencegah upaya negara-negara imperialis untuk menguasai wilayah Islam dan kekayaan SDA yang terdapat di dalamnya.


Rasulullah SAW pernah mengambil sebuah kebijakan untuk kaum muslimin dengan memberikan tambang kepada Abyadh bin Hammal al-Mazini. Selanjutnya ada sahabat yang menghadap Rasulullah atas kebijakan tersebut karena jumlah tambang garam itu sangat melimpah, sehingga kebijakan tersebut segera ditarik kembali oleh Rasulullah setelah mengetahui bahwasanya tambang yang diberikan kepada Abyadh bin Hammal laksana air yang mengalir.


Pada kebijakan Rasulullah tersebut, menegaskan bahwasanya individu diperbolehkan menguasai area tambang jika luas dan depositnya sedikit. 


Tetapi jika barang tambang tersebut jumlahnya sangat banyak bahkan tidak terbatas maka individu tidak diperbolehkan menguasainya karena barang tambang tersebut termasuk harta milik umum dan hasilnya masuk dalam kas Baitul Mal. Rasulullah bersabda, “Kaum muslim bersekutu dalam tiga hal; air, padang dan api” (HR Abu Dawud). 


Oleh karena itu jika penguasaan SDA di tangan negara, tidak hanya akan berkontribusi pada keamanan penyediaan komoditas primer untuk keperluan pertahanan dan perekonomian Khilafah, tetapi juga menjadi sumber pemasukan negara yang melimpah pada pos harta milik umum.


Kekayaan mineral di berbagai wilayah propinsi bagian dari Khilafah berkontribusi atas kemakmuran penduduknya. 


Dahulu saat khilafah masih tegak menjaga urusan kaum muslimin, berbagai batu mulia seperti zamrud diperoleh di Mesir. Di Spanyol juga terdapat beragam tambang kekayaan mineral seperti emas, perak, timah, tembaga, besi, belerang, dan merkuri, termasuk batu rubi.


SDA merupakan faktor penting bagi kehidupan umat manusia di mana saat ini dikuasai oleh negara-negara penjajah baik secara langsung maupun melalui pemerintahan boneka dan korporasi-korporasi mereka. Sehingga untuk mengembalikan kedaulatan umat atas kekayaan SDA yang mereka miliki harus ditempuh dengan menegakkan Khilafah. Khilafah akan menjaga kekayaan kaum muslimin dan memanfaatkan untuk berbagai kepentingan mereka, sehingga kehidupan kaum muslimin mulia, aman dan sejahtera.