Oleh Inka Armadhani

(Pemerhati Remaja)


Islam adalah agama yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw. dan satu-satunya agama yang benar, sempurna, dan diridai. Allah Azza wa Jalla berfirman: 

“Sesungguhnya agama di sisi Allah ialah Islam. Tidaklah berselisih orang-orang yang telah diberi Al-Kitab, kecuali setelah mereka memperoleh ilmu, karena kedengkian di antara mereka. Barang siapa yang ingkar terhadap ayat-ayat Allah, maka sesungguhnya Allah sangat cepat perhitungannya.” (QS. Ali ‘Imran: 19)

Namun masih saja banyak orang yang takut dan sangat membenci Islam dan kaum muslim, dengan kata lain islamofobia.

Seperti yang dilansir oleh bisnis.com (20/6/2021), Polisi di Provinsi Ontario Kanada mengatakan, seorang pengemudi dengan sengaja menyerang satu keluarga dengan alasan karena mereka muslim, sehingga menewaskan empat orang dan melukai serius seorang anak laki-laki berusia sembilan tahun.

Serangan itu dikecam sebagai "tindakan kebencian yang tak bisa diungkapkan", selain bersikap islamofobia atau istilah kejiwaan untuk ketakutan dengan pemeluk agama Islam.

Para korban yang berasal dari anggota keluarga yang sama dipukul dengan benda keras pada Minggu (6/6/2021) malam ketika mereka menunggu untuk menyeberang jalan di kota London, sekitar 200 km (124 mil) barat daya Toronto.

Tindakan kekerasan yang terjadi bukan hanya baru-baru ini saja, tetapi sudah sejak lama. Bahkan pada zaman Rasulullah saw. pun banyak orang yang sangat anti terhadap Islam atau islamofobia.

Islamofobia atau takut yang sangat berlebihan terhadap muslim sering terjadi di dunia Barat. Mereka adalah orang-orang yang sangat anti terhadap Islam dan ajarannya, Sehingga timbul di dalam benak mereka untuk melakukan kekerasan dan penganiayaan kepada setiap muslim. 

Ini semua disebabkan karena statement yang masuk mengenai Islam di benak mereka. Bahwa Islam adalah agama yang radikal, intoleran, dan menyesatkan. sehingga mereka menganggap Islam sangat berbahaya.

Itulah yang terjadi pada umat sekarang ini. Ketika Islam ditindas dan dihakimi, maka tidak ada seorang pun yang akan membela dan bertindak. Baik para penguasa negeri Islam, maupun para penduduknya.

Hanya sebagian orang saja yang hatinya masih tergerak untuk membela Islam ketika ditindas. Namun sebaliknya, ketika ada tuduhan dan tudingan buruk terhadap Islam, maka semua orang akan marah dan bertindak menghakimi Islam. 

Itulah yang terjadi di tengah-tengah umat sekarang ini karena sistem yang diterapkan adalah sekularisme, yakni pemisahan agama dari kehidupan. Apa pun yang menyangkut kehormatan Islam, maka tidak ada yang membela. Hanya individu saja yang bertindak, sehingga kecil kemungkinan untuk bisa melawan musuh-musuh Islam. 

Padahal, Islam adalah agama yang menjadi rahmat bagi seluruh alam semesta dan tidak ada satu pun kejelekan yang terdapat di dalamnya.

Karena itu, untuk mengembalikan kehormatan Islam adalah dengan menghilangkan akar penyebab islamofobia dan menyadarkan bahwa ketika kaum muslimin bersatu maka kemenangan akan mudah untuk diraih. 

Serta menyadarkan kepada umat bahwa hanya satu sistem saja yang layak dan benar yang mampu mengatasi seluruh problematika kehidupan, serta untuk diterapkan di muka bumi ini, yaitu Islam. 

Waallahu a'lam bishawwab.

 
Top