Berakhir Hidup dengan Kasih Sayang dan Cinta


By D Kusuma

Pemerhati Umat


Doa yang masyhur dilafazkan dalam setiap aktivitas ibadah adalah berakhir hidup dengan husnul khatimah. Tak henti di setiap salat yang kita lakukan senantiasa memohon kepada Allah agar hal itu bisa kita raih.

Dengan tujuan hidup untuk mencari keberkahan dan keridaan Allah, tentu ada aturan Allah yang senantiasa mengikutinya.

Nanti sajalah kitakan masih muda, bersenang-senang dulu, bebas tanpa aturan yang harus mengekang hidup ini. Yang tidak muda lagi, yah kayak tahu saja, sok kamu, sok suci, sok tahu, dan berbagai alasan dikemukakan, untuk membela dirinya, mencari pembenaran atas tingkah lakunya yang enggan terikat dalam aturan.

Bercinta dan berkasih sayang, adalah kata-kata yang manis dan nyaman serta mempesona untuk dirasakan dan dinikmati.

Setiap insan tentu pernah bahkan sering merasakan hal seperti ini.

Membuat hati berbunga-bunga, tersenyum manis, bahagia serta rasanya tak ingin melepaskan rasa ini. Hal ini akan menyuburkan hati penuh dengan semangat, dan menimbulkan energi yang luar biasa.

Dari yang malas menjadi rajin.

Dari yang cuek menjadi perhatian.

Dari yang jahat menjadi baik.

Dari yang bodoh menjadi cemerlang.

Wow luar biasa sekali efek rasa ini mampu merubah seseorang menjadi smart dan memesona.

Getaran hati yang indah ini mampu memukau seseorang bahkan orang banyak.

Rasa ini bisa jadi merusak karena tujuannya mungkin hanya melepaskan nafsu, dan tentu akan banyak yang dirugikan.

Namun jika rasa ini disandarkan kepada sandaran yang benar, yang datang dari Sang Pencipta Yang Maha Agung tentu tujuan dari husnul khatimah akan terwujud.

"Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari hati yang tidak khusyuk, dan doa yang tidak didengar (dikabulkan), dari nafsu yang tidak pernah puas, dari ilmu yang tidak bermanfaat. Aku berlindung kepadaMu dari keempat hal tersebut." (HR. At-Tirmidzi 3482, An-Nasa'i, juga Abu Dawud 1548)

Dari Nu'man Ibnu Basyir ra, Rasulullah saw. bersabda," Permisalan kaum mukminin dalam hal saling mencintai, menyayangi dan mengasihi, bagaikan satu tubuh. Jika salah satu anggota tubuh sakit, maka seluruh tubuh ikut terjaga dan demam." (Mutaffaq 'Alayh) (Riyadus Shalihin I/224)

Betapa indahnya jalinan cinta, kasih dan sayang yang dilandaskan pada aturan Allah. Islam mampu mengatasi semua problematika kehidupan umat manusia di seluruh penduduk negeri.

Saat ini Gaza Palestina meradang, terzalimi dan teraniaya, mereka butuh kita umat muslim untuk mengentaskan segala penderitaannya dan permasalahannya. Dengan rasa cinta, kasih dan sayang yang Allah berikan untuk kita, selayaknya kita pun mampu untuk memberikan uluran tangan kita untuk membantu dan menolong serta mendukung saudara-saudara kita di sana.

Akhir hidup penuh dengan cinta dan kasih sayang, akan kita raih bersama apabila kita, selalu mentaati seluruh aturan Allah. Saling  berkasih sayang dan mencintai hanya karena Allah dan Rasulullah.

Seorang muslim selayaknya berusaha menegakkan keislamannya secara kaffah.

Saling mendukung, saling memahami dan menghormati demi tegaknya syariat Islam, demi tegaknya Islam secara totalitas.

Wallahu a'lam bishshawwab.