Ibadah adalah Kewajiban Setiap Muslim

 


Oleh Aisyah 

(Pendidik generasi dan aktivis Subang)


"Ramadhan tiba, Ramadhan tiba,

Ramadhan tiba

Marhaban Ya Ramadhan

Marhaban Ya Ramadhan

Marhaban Ya Ramadhan

Marhaban Ya Ramadhan

Ramadhan tiba semua bahagia

Tua dan muda bersuka cita

Bulan ampunan bulan yang berkah

Bulan terbebas api neraka"


Itulah sepenggal lagu yang dinyanyikan oleh Opik, yang menggambarkan betapa suka citanya kaum muslimin menghadapi bulan ramadhan.


Sebab bulan ini adalah bulan ampunan, bulan berkah dan bulan terbebas dari api neraka.


Mayoritas dari kaum muslim menjalankannya semata-mata mereka sadar bahwa ini sebuah kewajiban yang diperintahkan Allah Swt.


Dalam hari-harinya mereka gunakan untuk beribadah kepada Allah Swt. 

Dengan kata lain untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt.


Inilah bukti perwujudan seorang hamba kepada penciptanya yakni Allah Swt.


Dalam hal ini, perlu difahami bahwa Ibadah adalah tunduk dan patuh terhadap semua perintah Allah Swt.


Seperti dalam firmannya:


"Tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepadaKu. (TQS. Adz-dzariyat : 56)


Perintah ibadah ini secara umum, yakni untuk semua manusia yang mengaku muslim, baik laki-laki maupun perempuan, kaya dan miskin, tidak ada perbedaan.


Sebagaimana firmannya


"Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling takwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal." (QS. Al-Hujurat: 13)


Selain itu, Allah memerintahkan Ibadah ini secara keseluruhan, tidak mengambil sebagian dan meninggalkan sebagian.


Dalam firmannya lagi,


"Hai orang-orang yang beriman, masuklah kalian kedalam Islam secara Kaffah, dan janganlah mengikuti langkah-langkah syaitan sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu".(TQS. Al-baqoroh : 208)


Islam adalah sebuah dien yang berbeda dengan dien-dien yang lain. 


Islam mengatur seluruh aspek kehidupan, diantaranya :

1, Mengatur urusan manusia dengan penciptanya (sholat, puasa, zakat dan lain-lain),

2, Mengatur urusan manusia dengan manusia lainnya ( muamalah, pendidikan, pergaulan, politik, pemerintahan, dan lain-lain)

3, Mengatur urusan manusia dengan dirinya sendiri (pakaian, makanan dan minuman).


Atau dengan kata lain, Ibadah itu tergolong ibadah mahdhoh dan ghoiro mahdhoh, yang kedua-duanya harus dilakukan.


Dengan demikian, seorang muslim itu harus menjalankan semua perintah Allah dan meninggalkan srmua larangannya, tanpa melihat kaya miskin, cantik jelek, juga tanpa melihat sebab akibat dari pelaksanaan ibadah tersebut.


Wallahu a'lam bishshawab