Oleh Shinta putri

Aktivis Muslimah Peradaban


Sistem pemerintahan Islam yang didirikan oleh Rasulullah bersama para sahabat kemudian setelah Rasulullah wafat dilanjutkan oleh para Khulafaur Rasyidin yaitu Abu Bakr s Shiddiq, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, dan yang terakhir Ali bin Abu Thalib.

Setelah dipimpin oleh para Khulafaur Rasyidin dilanjutkan oleh kekhilafahan yang pertama dinasti Muawiyah, Umayyah, Abasiyyah, dan yang terakhir dengan masa pemerintahan yang paling lama yaitu dinasti Utsmani.

Pada masa Khilafah Utsmaniyah dipimpin oleh Sultan Abdul Hamid 2 telah diruntuhkan oleh Mustafa Kamal Attaturk keturunan Yahudi, dia adalah salah seorang agen Inggris diperintah untuk meruntuhkan daulah Islam yang ada di Turki sebagai ibu kota.

Ini sejarah yang umat Islam, seluruh kaum muslim harus tahu supaya tidak buta sejarah, jika ada propaganda orang-orang liberal yang memelintirkan sejarah kita sudah tahu kalau sumber sejarah dari orang-orang kafir tidak perlu dijadikan sumber rujukan sejarah Islam.

Pada tanggal 3 Maret tahun 1924 Khilafah Utsmaniyah diruntuhkan Mustafa Kamal Attaturk mengumumkan bahwa Kekhilafahan Utsmani sudah dicabut dan Khalifah Abdul Hamid 2 beserta keluarga diusir keluar dari Turki. Selang beberapa bulan kemudian Mustafa Kamal mengumumkan negara dengan sistem republik, maka dalam sejarah dia dianggap sebagai pahlawan bapak republik.

Tetapi dalam pandangan kaum muslimin Mustafa Kamal Attaturk adalah seorang pengkhianat, pemberontak, dia dijuluki oleh rakyat Turki Mustafa Kamal Laknatullah. Semenjak daulah khilafah runtuh semua syariat Islam dihapus oleh Mustafa, semua aturan yang dipakai diganti dengan aturan kafir barat yang telah membuat induk kaum muslimin mati.

Dengan berakhirnya sistem kekhilafahan Islam, maka semua penderitaan umat mulai terlihat. Sedikit demi sedikit syariat dihapus, bahasa Arab dihapus, adzan pun juga diganti dengan bahasa Turki, kaum muslimah dilarang memakai kerudung. Sehingga mulailah dimasuki budaya-budaya barat.

Kaum muslimin tak berdaya menghadapi peristiwa runtuhnya daulah karena kekuatan umat sudah luntur dengan tipu daya orang-orang liberal yang berhasil mempengaruhi umat bahkan ulama pun di masa itu ikut terperdaya, hilangnya umat terbaik kala itu membuat mereka di kalahkan oleh Inggris dan antek-anteknya.

Dan sudah 100 tahun dunia tanpa khilafah dan apa yang terjadi sekarang? Keburukan dan kerusakan terus menimpa kaum muslimin dan seluruh alam semesta ini. Ada 15 kerugian yang terjadi akibat dari ketiadaan khilafah di dunia ini antara lain sebagai berikut:

1- Keridaan Allah Swt. Keridaan Allah Swt. dapat dicapai dengan mengikuti seluruh hukum dan aturan-Nya dengan penuh ketaatan sebagaimana dipraktikan oleh nabi kita Muhammad saw. 

2- Hilangnya Imam atau Khalifah atau Amirul Mukminin, banyak yang hilang ketika kaum muslim kehilangan legitimasi kepemimpinan ini dan kehilangan lainnya menyusul seperti bola salju.

3- Hilangnya rasa aman dan jaminan keamanan yang menyebabkan ketakutan.

4- Hilangnya ilmu pengetahuan, pendidikan dan kepedulian yang lahir dari kepibadian Islam. Hal ini disebabkan oleh begitu dominannya kebodohan dan buta huruf yang diakibatkan oleh kemiskinan dan kepribadian yang goyah.

5- Hilangnya kekuatan dan Jihad yang disebabkan kelemahan dan kekalahan.

6- Hilangnya kekayaan yang disebabkan kemiskinan.

7- Hilangnya pencerahan dan pedoman yang benar yang disebabkan kegelapan dan pedoman yang salah.

8- Hilangnya kehormatan dan martabat yang disebabkan penghinaan.

9- Hilangnya kedaulatan dan ketergantungan dalam membuat keputusan politik akibat ketundukan kepada negara-negara penjajah kafir barat dan timur.

10- Hilangnya keadilan yang disebabkan penindasan dan ketidakadilan.

11- Hilangnya keimanan dan keikhlasan yang disebabkan pengkhianatan penempatan orang yang salah pada tempat yang salah.

12- Hilangnya sikap dan moral yang terpuji yang menyebabkan kejahatan dan sikap yang tercela.

13- Hilangnya negeri-negeri Islam dan tempat tinggal, tidak hanya Palestina tetapi juga Andalusia (sekarang yang disebut Portugal dan Spanyol), wilayah yang luas di Asia Tengah dan Timur Jauh, Kosovo, Bosnia, Kashmir dan yang lainnya, yang menyebabkan jutaan imigran, gelombang pengungsi dan pendeportasian.

14- Hilangnya tempat suci dan akibatnya adalah kaum muslim dilarang salat di Masjid Al-Aqsa selama 50 tahun sampai saat ini. Kami juga menyesalkan untuk mengatakannya pada anda bahwa dua masjid lainnya pun yaitu Masjid Al-Haram dan Masjid Al-Nabawi tidak di dalam kondisi yang diinginkan.

15- Hilangnya kesatuan dan integritas yang diakibatkan terpecahnya negeri kaum muslim menjadi 56 bagian yang tidak sah, dan AS tengah bekerja keras menciptakan bagian ke 57 di Palestina, ke 58 di gurun Afrika barat dan ke 59 di Timor Timur.

Perasaan sedih, marah akan ketiadaan khilafah semua itu tentunya berdampak juga pada kita. Maka dari itu harusnya kita sebagai seorang muslim sadar bahwa khilafah itu sangat penting bagi seluruh kehidupan umat di dunia. Untuk menyongsong kabar gembira Rasulullah bersabda:

“Di tengah-tengah kalian terdapat zaman kenabian, atas izin Allah ia tetap ada. Lalu Dia akan mengangkatnya jika Dia berkehendak mengangkatnya. Kemudian akan ada khilafah yang mengikuti manhaj kenabian. Ia ada dan atas izin Allah ia akan tetap ada. Lalu Dia akan mengangkatnya jika Dia berkehendak mengangkatnya. Kemudian akan ada kekuasaan yang zalim; ia juga ada dan atas izin Allah ia akan tetap ada. Lalu Dia akan mengangkatnya jika Dia berkehendak mengangkatnya. Kemudian akan ada kekuasaan diktator yang menyengsarakan; ia juga ada dan atas izin Alah akan tetap ada. Selanjutnya  akan ada kembali khilafah yang mengikuti manhaj kenabian.” (HR. Ahmad dalam Musnad-nya (no. 18430), Abu Dawud al-Thayalisi dalam Musnad-nya (no. 439); Al-Bazzar dalam Sunan-nya (no. 2796)).

Janji Allah Swt. sesuai dalam surat an-Nur ayat 55, bahwa akan tegak khilafah ala minhajjin nubuwwah yang kedua, marilah kita sebagai umat Islam mau ikut memperjuangkan sistem pemerintahan Islam yaitu khilafah tegak kembali di muka bumi. Mengayomi alam semesta ini. Kita merindukan seorang pemimpin yang amanah, melindungi, menjaga rakyat mengurusi urusan umatnya tanpa pamrih.

Pemimpin yang hanya mengharapkan keridaan dari Allah Swt. tentunya pemimpin yang seperti ini hanya ada dalam sistem khilafah. Khilafah adalah ajaran Islam. Khilafah pasti akan tegak meskipun tanpa kita memperjuangkan. Untuk itu mari kita melayakkan diri untuk menjadi bagian perjuangan penegakkan khilafah untuk mencari Rida-Nya dengan mendapat surga-Nya. Meninggikan kalimat La Illaha illallah Muhammadur Rasulullah. Allahu Akbar.

Wallahu a'lam bishowwab.

 
Top