Mengapa Orang Sakit Doanya Mustajab?


Oleh : Umi Kulsum, M.Ag.


Alhamdulillah segala puji bagi Allah. Semoga Allah memberikan kesehatan dan derajat yang tinggi.

Semoga siapapun yang sedang sakit, Allah segera angkat penyakitnya dan diberikan kesembuhan yang sempurna.

Menjenguk orang sakit merupakan perbuatan yang sangat dianjurkan, karena dapat menjadi penghibur bagi orang yang sakit tersebut, dan memberi motivasi baginya untuk sembuh.

Islam sangat menganjurkan agar setiap orang buat kebaikan kepada sesamanya, seperti menjenguk ketika seseorang terkena bencana seperti sakit ataupun musibah kematian.

Bahkan Rasulullah menyebutnya sebagai salah satu hak muslim terhadap muslim lainnya yaitu menjenguk orang sakit.

Dalam riwayat Imam Muslim, dari Abu Hurairah beliau bersabda:

وَإِذَا مَرِضَ فَعُدْهُ

"Apabila  ia sakit maka jenguklah." (HR. Muslim)

Jika kita menjenguk orang yang sedang sakit, sudah semestinya kita mendoakan yang terbaik untuk kesehatan dan kesembuhanya.

Namun bagaimanakah jika kita yang meminta doa kepada orang yang sakit?

Nabi Bersabda:

عن عمر بن الخطاب رضي الله عنهما قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: إذا دخلت على مريض فمره فليدع لك، فإن دعاءه كدعاء الملائكة

“Umar bin Khattab berkata bahwa Rasulullah saw. bersabda, ‘Bila kamu mengunjungi orang sakit, mintalah ia untuk mendoakanmu, karena sesungguhnya doa mereka sama dengan doanya Malaikat'.” (HR. Ibn Majah)

Masyallah doa orang yang sedang sakit kepada kita sama dengan doanya malaikat yang tidak pernah berdosa, yang pekerjaan malaikat adalah taat dan beribadah.

Hadis di atas mengingatkan bahwa ketika kita mendoakan orang lain, kita seyogyanya tidak melupakan doa untuk dirinya sendiri. 

Meminta doa kepada orang sakit merupakan satu hal yang sering dilupakan oleh kita. Dan bahkan jarang orang memintanya untuk didoakan.

Padahal doa orang yang sakit itu laksana doa malaikat. 

Mengapa demikian? Karena kebanyakan dari orang yang sedang sakit hanya sibuk dengan mengingat Allah, berzikir dengan caranya, dan tidak beraktivitas padat layaknya orang sehat biasanya.

Orang yang sedang sakit kebanyakan lebih ingat kepada Allah dan mulutnya tak henti mengucapkan zikir.

Tentunya pada momen inilah kita dianjurkan untuk meminta doa kepadanya.

Mungkin terkesan aneh bagi yang baru pertama melakukannya. Karena kebiasaan di masyarakat kita adalah kita sebagai penjenguk yang akan memberikan doa terbaik untuk orang yang sedang sakit. 

Namun tak ada salahnya jika kita mau memulai kebiasaan tersebut dari sekarang.

Karena terlalu indah jika dilewatkan begitu saja. Bayangkan saja kita sedang minta didoakan oleh malaikat. Bagi yang sedang sakit Rasul menyebutnya bagai malaikat.

Dengan demikian, jika ada yang bertanya bolehkah kita meminta doa atau didoakan orang yang sedang sakit?

Jawabannya adalah boleh. Justru ini merupakan anjuran Nabi yang banyak dilalaikan oleh sebagian orang.

Bahkan dalam keterangan hadis Nabi disebutkan bahwa doa orang sakit sama dengan doa malaikat.

Apakah doa orang yang sakit itu pasti dikabulkan atau mustajab?

Sabda Rasul:

إذا دخلتَ على مريضٍ فَمُرْه يدعو لك فإن دعاءَه كدعاءِ الملائكةِ

"Apabila kamu menjenguk orang sakit, minta dia untuk mendoakanmu. Karena doanya seperti doa malaikat."

(HR. Ibnu Majah)

Doa orang sakit itu mustajab.

Karena di antara doa orang yang  mustajab adalah doa yang dipanjatkan dari mereka yang sedang dalam kondisi sakit lemah, kepepet, terdesak, dan  yang sangat membutuhkan pertolongan dari Allah juga menunggu keajaiban Allah.

Karena itu, doa mereka lebih mustajab dibandingkan doa mereka yang sehat dan dalam keadaan longgar dan berkecukupan.

Allah berfirman,

أَمَّنْ يُجِيبُ الْمُضْطَرَّ إِذَا دَعَاهُ وَيَكْشِفُ السُّوءَ

"Siapakah yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan."

(QS. an-Naml : 62)

Dan kita semua tahu, orang yang sedang sakit termasuk di antara mereka. 

Para ulama menjelaskan bahwa orang yang sedang sakit masuknya kategori terdesak:

وذلك لأنّه مضطر ودعاؤه أسرع إجابةً من غيره

"Karena orang sakit termasuk orang yang terdesak. 

Dan doanya lebih cepat diijabahi dari pada yang lainnya."

Kewajiban kita adalah saling menolong dalam kebaikan dan saling mendoakan yaitu yang sehat mendoakan yang sakit dan yang sakit mendoakan yang sehat.

Semoga kita diberikan kesehatan kekuatan keselamatan dan rezeki yang luas dan berkah.

ﺳُﺒْﺤَﺎﻧَﻚَ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻭَﺑِﺤَﻤْﺪِﻙَ ﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥْ ﻻَ ﺇِﻟﻪَ ﺇِﻻَّ ﺃَﻧْﺖَ ﺃَﺳْﺘَﻐْﻔِﺮُﻙَ ﻭَﺃَﺗُﻮْﺏُ ﺇِﻟَﻴْﻚَ

“Maha suci Engkau ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. Aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu."