Oleh : Yuni Nisawati 

Pemerhati Masalah Sosial


Beberapa hari lalu Ustadz Zaim Saidi pendiri Pasar Muamalah Depok ditangkap dengan sangkaan 2 pasal yaitu Pasal 9 UU No 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana, dan Pasal 33 UU No 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang. (Https://nasional.okezone.com/03/02/2021)


PP Muhammadiyah mempertanyakan proses hukum terhadap aktivitas Pasar Muamalah yang menggunakan Dinar dan Dirham dalam bertransaksi. Ketua PP Muhammadiyah Bidang Ekonomi, KH Anwar Abbas menyatakan bahwa di Bali masih banyak orang melakukan transaksi dengan solar AS. Hal tersebut akan membawa dampak negatif bagi perekonomian national dan kebutuhan rupiah juga akan menurun. KH Anwar Abbas menambahkan bahwa Dinar dan Dirham bukan mata uang resmi negara asing, melainkan koin dari emas dan perak yang dibeli dari PT Aneka Tambang (Persero) Tbk Antam atau pihak lainnya. (m.kumparan.com/05/02/2021)


Ustadz Zaim Saidi ditangkap karena mendirikan dan menyebarkan Pasar Muamalah yang transaksinya menggunakan Dinar dan Dirham. Beliau disangkakan 2 pasal yaitu Pasal tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal tentang Mata Uang. Hal ini semakin memperlihatkan bahwa pemerintah memang sengaja membidik Islam. Apabila membandingkan dengan fakta masih banyak orang yang menggunakan dollar AS di Bali. Sedangkan kita tahu bahwa dollar merupakan mata uang resmi dari AS, sehingga apabila digunakan di Indonesia akan berdampak negatif untuk perekonomian Indonesia. Berbeda dengan Dinar dan Dirham yang bukan merupakan mata uang resmi. Melainkan hanya koin dari emas dan perak yang tidak ada pengaruhnya untuk perekonomian Indonesia. 


Begitu antinya pemerintah terhadap islam, sehingga pemerintah terus menyerang dan membidik segala hal yang berhubungan dengan Islam. Pemerintah juga membidik tokoh-tokoh Islam yang tidak berpihak kepada pemerintah walaupun tanpa alasan yang jelas. Karena bagi mereka hanya Islam yang berbahaya. Karena memang hanya Islam yang mampu menyadarkan umat bahwa pemerintahan di Sistem Kapitalisme hanya menyengsarakan dan membuat negara semakin hancur. Karena hal itulah mereka terus membidik, menyerang, dan memfitnah Islam, agar mereka selalu berkuasa dan terus mengambil keuntungan walaupun menyengsarakan rakyat. 


Harusnya dengan kejadian-kejadian ini, umat semakin sadar bahwa Sistem Kapitalis sangat berbahaya. Karena siapapun yang tidak sependapat dengan penguasa akan ditangkap walaupun tanpa alasan yang jelas. Sedangkan penguasa terus mengambil keuntungan. Karena itu sebaik-baiknya sistem adalah Sistem Islam. Hanya Sistem Islam yang membawa kepada kesejahteraan, kedamaian, dan keadilan. Selain itu, Sistem Islam sudah menguji Dinar dan Dirham sebagai alat tukar tanpa inflasi dari zaman ke zaman. Ini juga membuktikan bagaimana sempurnanya Sistem Islam. 

"Apabila di akhir zaman, manusia di kalangan mereka itu harus menggunakan dirham-dirham dan dinar-dinar sehingga dengan kedua mata uang itu seorang laki-laki menegakkan agama dan dunianya". (H.R. Imam Al-Thabrani).

 
Top