Penyebab Rezeki Seret

 


Oleh : Umi Kulsum, M.Ag

Pengasuh Majelis Taklim dan Ketua Yayasan Anak Yatim Yajamiu


Alloah Swt. tidak mungkin salah dalam memberi rezeki kepada hamba-Nya.


 Besar atau kecil, rezeki yang diberikan Alloh wajib kita syukuri.


Rezeki tidak harus berupa materi. Hal-hal sederhana seperti oksigen gratis, anak yang shaleh, bahkan teman yang baik juga termasuk rezeki.


Hanya saja, manusia sering kali melupakan terhadap rezeki dari Allah tersebut.


 Manusia, diakui atau tidak, sering mengeluh terhadap apa yang diperolehnya.


Padahal, bisa saja rezeki yang datang sedikit kepada manusia itu karena perbuatannya yang tanpa disadari dapat mempersempit rezeki.


Berikut ini pekerjaan yang dapat mempersulit rizki:


1. Sering berbuat dosa.


Dosa dikatakan sebagai perkara yang membuat rezeki susah datang sebagaimana yang dikatakan dalam berbagai riwayat.


Hadits Nabi,


"Seorang hamba tidak bisa memperoleh rezeki karena dosa yang dikerjakannya." (HR. Imam Ibnul Jauzi)


2. Tidur di pagi hari.


Siapa sangka tidur di pagi hari dapat mempersempit datangnya rezeki.


 Mungkin ini pula yang menjadi alasan sebuah ungkapan, "Jangan tidur di pagi hari, nanti rezekinya dipatok ayam."


Nabi saw. bersabda, 


"Tidur di pagi hari menghalagi datangnya rezeki." (HR. Imam Ahmad bin Hanbal)


3. Kurang bersyukur kepada Allah.


Karena sering mengeluh terhadap rezeki yang sedikit, maka kebanyakan manusia menjadi kurang bersyukur.


Padahal, Allah Swt. berjanji akan menambah nikmat kaumnya apabila sering bersyukur.


Allah berfirman,


"Dan ingatlah tatkala Tuhanmu memaklumkan, sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah nikmat kepadamu, dan jika kamu mengingkari nikmat-Ku, maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih." (QS. Ibrahim: 7)


4. Kurang bekerja keras dan malas-malasan.


Meski pada hakikatnya Allah yang menjamin besar kecilnya suatu rezeki terhadap manusia, tetapi semua tergantung pada ikhtiar masing-masing orang. 


Secara logika, jangan harap orang yang bermalas-malasan akan meraih suatu kesuksesan.


Allah berfirman,


"Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap suatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia." (QS. Ar-Ra’du: 11)


5. Kufur Terhadap nikmat Allah.


Kufur nikmat adalah kebalikan dari rasa bersyukur. 


Orang yang kufur nikmat biasanya tidak percaya bahwa segala sesuatu yang ia miliki datang dari Allah dan bahkan ia enggan mengeluarkan zakat maupun sedekah.


Allah berfirman,


"Dan Allh telah membuat suatu perumpamaan dengan sebuah negeri yang dahulunya aman lagi tenteram, rezekinya datang kepadanya melimpah ruah dari segenap tempat, tetapi penduduknya mengingkari nikmat-nimat Allah; karena itu Allah menimpakan kepada mereka bencana kelaparan dan ketakutan, disebabkan apa yang mereka perbuat." (QS. An-Nahl: 112)


Itulah beberapa hal yang dapat mempersempit datangnya rezeki sehingga kita harus berusaha menjauhi perilaku di atas.


Semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita dan memberikan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.


Semoga kita diberikan kesehatan kekuatan keselamatan dan rezeki yang luas dan berkah.


“Maha suci Engkau ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.”