Oleh : Umi Kulsum, M.Ag

Pengasuh Majelis Taklim dan Pengelola Yayasan Anal Yatim Yajamiu


Alhamdulillah segala puji bagi Allah.


Semoga kita diberikan kesehatan rezeki yang luas dan berkah.


Seringkali kita mendengar kata sukses dan cita-cita kita menjadi orang yang sukses. Bahkan kita sering mendoakan anak semoga menjadi pribadi yang shaleh dan sukses.


Yang terfikirkan dalam benak kita ialah sukses itu berhasil dalam segala hal, terutama dalam masalah karir atau keuangan.


Idealnya sukses itu bisa mencapai apa saja yang kita inginkan. 


Dalam Islam, sukses juga memiliki arti tersendiri. 


Bedanya ialah sukses dalam Islam bukan hanya berhubungan dengan hal duniawi saja seperti yang sebagian besar orang fikirkan selama ini.


Sukses dalam Islam mencakup hal yang luas. Diawali dari sukses diri sendiri, sukses dalam keluarga, sukses di masyarakat. Mulai dari pekerjaan atau keuangan juga, hingga mampu menjadi orang yang bermanfaat dan membantu orang lain. Begitupun sukses dalam hal mengendalikan hawa nafsu diri sendiri dan mampu menjalankan segala perintah-Nya. Serta sukses ketika telah melewati berbagai ujian dan mampu menjadi manusia yang lebih tinggi derajatnya.


Sejatinya, sukses menurut Islam adalah kebahagiaan yang kekal. Yaitu kebahagiaan di dunia juga di akhirat. 


Kita sebagai manusia tentu selalu punya harapan untuk menjadi orang sukses, entah itu dalam urusan dunia atau akhirat. 


Islam mempunyai cara agar kita menjadi orang sukses.


Berikut ini rahasia menjadi orang sukses menurut Al-Qur’an:


Cara ini bukan hanya untuk menjadi orang sukses di mata manusia, tetapi juga di mata Allah, Rabb kita. 


1. Mulai dengan Ilmu


Cara menjadi orang sukses menurut 

Al-Qur’an ialah dengan memiliki ilmu. 


Dengan ilmu, seseorang akan menjadi orang sukses. Yang mampu memanfaatkan ilmunya untuk kebaikan dan hal yang bermanfaat. 


Jika ingin sukses, maka yang harus dilakukan pertama kali ialah dengan menuntut ilmu.


Firman Allah:


"Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya."

(TQS Al-'Alaq: 5)


Keutamaan berilmu dalam Islam akan menuju pada kesuksesan.


Allah akan meninggikan pangkat dan derajat orang-orang yang berilmu.


2. Berubah dari Diri Sendiri


Agar dapat mencapai kesuksesan harus diawali dengan mengubah diri sendiri terlebih dahulu. Juga mengubah kebiasaan buruk menjadi kebiasaan baik.


Firman Allah:


“Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum sampai kaum itu sendiri yang mengubah keadaan yang ada pada dirinya." (TQS. Ar-Rad: 11)



3. Banyak Berdoa


Firman Allah:


Usaha tidak akan lengkap tanpa disertai doa. Doa merupakan sebuah wujud bahwa kita melibatkan Allah dalam setiap harapan “Maka bermohonlah kepada Ku." (TQS. Al-Baqarah: 186)


Dengan menjalankan doa pembuka rezeki dari segala penjuru akan menjadi salah satu jalan untuk meraih kesukesan.


4. Dengan Bersedekah


Firman Allah:


"Perumpamaan orang yang menafahkan hartanya di jalan Allah (sedekah) adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap tiap bulir seratus biji. Allah melipatgandakan ganjaran bagi siapa saja yang Dia kehendaki. 

Dan Allah Maha luas karunia-Nya lagi Maha Mengetahui." (TQS. AlBaqarah: 261)


Sedekah tidak akan mengubah seseorang menjadi miskin. 


Dengan berSedekah akan membuat jalan rejeki menjadi lebih lapang sehingga segala usaha mendapat kemudahan dari Alloh.


5. Banyak Bersyukur


Cara menjadi orang sukses menurut Al-Qur’an salah satunya dengan jalan rajin bersyukur.


Dengan  bersyukur akan memberikan perasaan bahwa kita adalah hamba Allah yang beruntung. Sehingga menjadi lebih bersemangat dalam menjalani langkah-langkah menuju kesuksesan serta terhindar dari putus asa. 


Firman Allah:


“Jika kamu bersyukur akan-Ku tambah nikmat untukmu." (TQS. Ibrahim: 7)


Keutamaan bersyukur dalam Islam akan mendapat jalan untuk menjadi orang yang diridhai Allah. Dalam rangka usahanya untuk menggapai  menggapai suskes.



6. Bertakwa


Firman Allah:


“Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar dan rezeki dari arah yang tidak disangka sangka.” (TQS. Ath-Thalaq : 2)


Takwa juga berperan penting dalam kesuksesan orang yang bertakwa. Ia akan mendapat kasih sayang dari Allah, sehingga segala kesulitan yang dialaminya akan mendapat pertolongan dari jalan yang tidak disangka-sangka.


7. Niatkan karena Allah


Firman Allah:


“Barangsiapa mengerjakan amal saleh dalam keadaan beriman, maka Kami akan berikan kepadanya kehidupan yang baik dan pahala jauh lebih baik dari apa yang mereka kerjakan.”

(TQS An-Nahl: 97)


Niatkan kesuksesan yang dikejar untuk mendapat ridha Allah di dunia dan di akhirat. Jangan mengejar suskes semata karena ingin dipuji atau karena duniawi.


8. Bersifat Amanah


Lakukan segala usaha dengan jujur. Jangan tergoda dengan jalan yang salah, seperti membeli jabatan agar cepat sukses.


Miliki segala sesuatu dengan jalan yang benar dan jadilan orang yang amanah.


Firman Allah:


“Sesungguhnya harta dan anak-anakmu hanyalah cobaan bagimu.”

 (TQS. At-Taghabun: 15)


9. Jangan Menuruti Hawa Nafsu


Firman Allah:


“Dan kamu mencintai harta dengan kecintaan yang berlebihan." (TQS. Al-Fajr: 20)


Sukses memang impian setiap orang. Tetapi jangan hanya mengejar sukses dalam hal duniawi. Jangan mencintai harta atau hal duniawi berlebihan. Sebab segala yang dimiliki hamba Allah hanyalah titipan yang sewaktu-waktu dapat diambil oleh-Nya.


10. Hindari yang Haram


Firman Allah:


“Mereka itu adalah orang yang suka mendengar berita bohong dan memakan yang haram." (TQS Al-Maidah: 42)


Hindari langkah yang curang seperti memberi sogokan karena ingin diterima kerja. Atau  membeli ijazah palsu agar dapat menggunakannya untuk naik pangkat.


Keberkahan berpengaruh dari halal dan haram cara yang dilakukan.


11. Bersifat Ikhlas


Firman Allah:


“Barang siapa menjadikan akhirat sebagai tujuannya maka Allah akan menjadikan kekayaan dalam hatinya." (HR. At-Tirmidzi)


Kejar sukses dengan niat yang ikhlas karena Allah. Juga dengan niat menggunakan kesuksesan tersebut di jalan Allah.


Tentu saja bukan niat yang hanya berhubungan dengan duniawi seperti harta, jabatan, dan lain-lain. Tetapi juga mengharap sukses di akhirat sebab merupakan salah satu keutamaan ikhlas dalam Islam.


Sukses dalam Islam wajib diikuti dengan rasa ikhlas dalam menjalani tiap prosesnya dengan sungguh dan berharap ridha Allah. 


Hasil dari setiap usaha bergantung dari keikhlasan dalam hati. 


Jika suatu hal dilakukan dengan ikhlas, tentu hasilnya akan lebih baik dan lebih berkah.


12. Istiqamah


Istiqamah artinya tekun atau terus-menerus dan tidak berkurang. 


Lakukan usaha dengan istiqamah agar mendapat kelapangan dari Allah sebab orang yang bersungguh-sungguh pasti akan mendapatkan hal yang diinginkan.


Firman Allah:


“Jikalau mereka tetap berjalan lurus di atas jalan itu (Islam) benar-benar Kami akan memberi minum kepada mereka air yang segar (rezeki yang banyak)."

(TQS Al-Jinn: 16)


13. Sabar


Setiap orang yang sukses pasti pernah menjalani berbagai tahap dengan berbagai ujian cobaan dan musibah. Cara menjadi orang sukses menurut Al-Qur’an adalah dengan sabar ketika mendapat kesulitan atau rintangan dalam usaha.


Wajib percaya pada Allah bahwa sabar akan menjadikan jalan kesuksesan untuknya.


Firman Allah:


“Dan berikanlah berita gembira kepada orang orang yang sabar, yaitu yang ketika ditimpa musibah mereka mengucapkan: "Sungguh kita semua ini milik Allah dan sungguh kepada-Nya lah kita kembali.”

(TQS Al-Baqarah: 155-156)


14. Tidak Putus Asa


Orang yang sukses tidak menyerah ketika menghadapi tantangan. Hal tersebut justru menjadi dorongan untuk lebih giat lagi dalam berusaha. 


Orang yang putus asa artinya tidak percaya pada rahmat Allah.


Firman Allah:


“Dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus dari rahmat Allah melainkan orang-orang yang kufur.” (TQS Yusuf: 87)


15. Memiliki Keberanian


Firman Allah:


“Allah tidak akan membebani seseorang melainkan sesuai dengan kadar kesanggupannya." (TQS Al-Baqarah: 286)


Jika sedang mencapai kesuksesan dan mendapat rintangan dalam prosesnya, cara menjadi orang sukses menurut Al-Qur’an adalah dengan menyerahkan semuanya kepada Allah. Tentu disertai usaha dan doa yang maksimal. 


Sebab Allah yang paling memahami kemampuan hamba-Nya dimana Allah tidak akan memberi ujian di luar kemampuannya.


16. Percaya Allah Maha Penolong


“Maka sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan”. (QS Al Insyiroh : 5)


Jika kita membaca kisah-kisah orang sukses, tentu akan menemui masa dimana ada kesulitan yang dialami orang tersebut. 


Umumnya kesuksesan atau tahap yang lebih tinggi akan didapatkan setelah berhasil melewati kesulitan tersebut.


Begitu juga dengan hamba Allah lainnya. Ketika kita sedang berusaha meraih kesuksesan atau impian dan menemui hambatan, ketahuilah bahwa hal tersebut bukan hanya dialami oleh kita. Mungkin banyak orang yang mendapatkan ujian lebih berat tetapi sanggup melewatinya. 


Maka kita wajib berfikir demikian bahwa Allah selalu memberi jalan di tiap ujian.


17. Jangan sombong


Ketika sudah berhasil mencapai tahap tertentu dalam langkah menuju sukses dan terasa impian sudah berada dekat di depan mata, tidak diperbolehkan merasa sombong dan melupakan Allah. 


Banyak orang yang lalai ketika diuji dengan kesenangan.


“Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan sombong.”

(TQS Al-Isra: 37)


Biasanya orang akan merasa bahwa dirinya bisa mencapai tahap tersebut sebab dari kerja keras dan usaha dirinya sendiri, tidak ada peran dari Allah sedikit pun.


Hal inilah yang dapat menjadi penghalang kesuksesan. 


Cara menjadi orang sukses menurut Al-Qur’an adalah dengan senantiasa rendah hati. Jauhi sombong dan tetap meningkatkan kualitas diri sehingga sukses akan datang menghampiri.


Dengan menerapkan cara-cara sukses menurut Al-Qur’an ini, InsyaAllah kita akan menjadi orang yang sukses serta mendapat kebahagiaan dan ketenangan.


 Semoga kita menjadi orang yang sukses di dunia dan akhirat. .


  Semoga kita diberikan kesehatan kekuatan keselamatan dan rezeki yang luas dan berkah.


ﺳُﺒْﺤَﺎﻧَﻚَ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻭَﺑِﺤَﻤْﺪِﻙَ ﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥْ ﻻَ ﺇِﻟﻪَ ﺇِﻻَّ ﺃَﻧْﺖَ ﺃَﺳْﺘَﻐْﻔِﺮُﻙَ ﻭَﺃَﺗُﻮْﺏُ ﺇِﻟَﻴْﻚَ


“Maha suci Engkau ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu."

 
Top