Oleh : Rohmawati 
Aktivis Dakwah Remaja Islam Cilegon 


Nabi Muhammad  adalah manusia mulia, yang Allah jadikan suri teladan untuk seluruh umat manusia. Cinta terhadap nabi merupakan cinta yang hakiki yang seharusnya dapat dibuktikan dalam seluruh aspek kehidupan manusia. Baik dalam perilakunya maupun dalam kepemimpinannya.  Sebagaimana dahulu yang dicontohkan oleh sahabat-sahabat nabi seperti Abu Bakar As Shiddiq, Umar bin Khattab dan lain sebagainnya, dalam menjaga kemuliaan Rasulullah saw..

Hamzah bin Abdul Mutholib merupakan paman sekaligus sahabat nabi yang senantiasa selalu memberikan perlindungan kepada Nabi Muhammad dari para pembencinya. Sebagai wujud cintanya terhadap nabi, ketika Rasulullah dihina oleh salah satu petinggi Qurasy, Hamzah bin Abdul Mutholib langsung memberikan pukulan sebagai pembalasan atas penghinaan tersebut. Ia merasa rasa sakit hati saat keponakan yang dicintainya itu dihina. 

Menjaga kemuliaan seorang nabi merupakan kewajiban yang seharusnya dilakukan oleh seorang muslim. Meskipun nyawa menjadi taruhannya. Seperti halnya yang dilakukan oleh seorang muslim Perancis yang memenggal kepala gurunya sendiri yang dinilai telah melecehkan Nabi Muhammad. Secara terang-terangan saat pembelajaran berlangsung. 

Peristiwa tersebut sontak mengejutkan publik.  Sehingga membuat Presiden Perancis Emmanuel Macron bersimpati dengan peristiwa yang menimpa guru sejarah tersebut.  Emmanuel Macron melakukan pembelaan dengan membuat karikatur Nabi Muhammad dengan dalih kebebasan berpendapat. Bukan hanya itu saja,  Immanuel Macron juga mengatakan bahwa Islam mengalami krisis. Pernyataan yang dikeluarkan oleh Presiden Perancis tersebut mendapat banyak kecaman dari berbagai negeri muslim  di dunia. Termasuk dari negeri muslim Indonesia yang menghimbau masyarakat untuk memboikot segala produk asal negara Perancis. Menurut pemerintah Indonesia dengan adanya pemboikotan ini diyakini dapat melumpuhkan ekonomi negara Perancis. Namun sayangnya hal tersebut tidak dapat melumpuhkan perekonomiannya, karena kerja sama antar negri-negeri  muslim  di dunia masih tetap berlanjut.  

Majelis Ulama Indonesia (MUI)  mengeluarkan himbauan kepada umat Islam Indonesia untuk memboikot segala produk asal negara Perancis. 

Selain aksi boikot, MUI juga meminta Presiden Emmanuel Macron mencabut ucapannya dan meminta maaf kepada umat Islam. Kompas.com (31/10/20)

Dalam Islam seorang penghina nabi seharusnya mendapatkan hukuman mati sesuai hukum  syara'. Karena hal tersebut merupakan suatu kejahatan yang berat yang tidak bisa diselesaikan dengan perkataan maaf saja, terlebih hal tersebut dilakukan oleh seorang pemimpin dalam lingkup negara. 

pemboikotan produk negara Perancis yang dilakukan oleh negara-negara  Islam tidak mampu memberikan efek jera kepada pelaku  penghinaan tanpa dilakukannya pemboikotan secara total. Baik dalam segi fisiknya maupun dalam segi pemikirannya.

Kebebasan berpendapat dalam sistem demokrasi sering kali disalahgunakan untuk hal-hal yang melanggar syariat. Bebas tanpa aturan sehingga kebebasan tersebut tidak lagi memperhatikan norma-norma dalam kehidupan. Padahal dalam konteks Islam kebebasan berpendapat haruslah dibatasi dengan pertimbangan-pertimbangan yang rasional seperti pertimbangan akhirat setelah dunia serta pertimbangan pahala dan dosa.

Hukum dalam sistem demokrasi buatan manusia tidak mampu memberikan pengadilan yang seadil-adilnya untuk para pelaku kejahatan. Sehingga dalam sistem ini para pelaku kejahatan seperti penghinaan terhadap Nabi dan ulama semakin marak terjadi. Hal tersebut merupakan bukti bahwa sistem demokrasi merupakan sistem yang rusak yang tidak mampu menyelesaikan problematika kehidupan.

Islam melarang umatnya menghina dan mengolok-olok agama lain. Sebagaimana Allah berfirman yang artinya: 

"Dan janganlah kamu memaki sesembahan-sesembahan yang mereka sembah selain Allah karena mereka akan memaki Allah dengan melampui batas tanpa pengetahuan.  Demikian kami jadikan setiap umat menganggap baik pekerjaan mereka. " (Qs. Al-An'am : 108).

Dalam ayat lain Allah menjelaskan bahwa Islam merupakan satu-satunya agama yang memberikan kenyamanan, kedamaian dan ketentraman umat beragama yang saling toleransi. Sebagaimana Allah berfirman yang artinya: 

"Untukmu agamamu dan untukkulah agamaku. (Qs. Al-Kafirun: 6).

Islam adalah agama yang rahmatan lil alamin. Dimana mengatur segala aspek kehidupan manusia. Hanya dengan penerapan sistem Islamlah problematika kehidupan dapat teratasi. Karena hukum dalam sistem Islam adalah hukum yang dapat memberikan efek jera kepada pelaku kejahatan dengan hukuman yang adil sesuai syariat Islam yang bersumber dari Al-Qur'an.


Wallahu a'lam bishshawab.
 
Top