Oleh : Enung Sopiah

(Ibu Rumah Tangga)


Umat Islam di seluruh dunia kembali dibuat meradang oleh pidato Presiden Perancis, Emmanuel Macron, bagaimana tidak, mulai dari dukungan terhadap karikatur Nabi Muhammad saw. yang menurutnya sebagai bentuk kebebasan berpendapat, hingga ujaran penghinaan terhadap umat Islam dan bukan sekali ini saja negara Perancis menghina Nabi Muhammad saw. dan melecehkan Islam, walhasil aksi boikot produk Perancis bergema di berbagai negara, seperti Arab Saudi, Mesir, Qatar, Yordania, Kwait, Turki dan negeri-negeri Islam lainnya. 

Kronologi aksi boikot ini berawal saat Samuel Paty, guru di Perancis dibunuh pada tanggal 16 Oktober 2020 oleh remaja berusia 18 thn asal Chechnya yang tinggal di kota Evreux Normandia, dikutip dari Tirto.id., Guru tersebut dibunuh usai menunjukkan gambar kartun/karikatur Nabi Muhammad saw. kepada murid-muridnya, yang diterbitkan oleh majalah satir Charlie Hebdo, dan hal inilah yang menjadikan salah satu penghinaan terhadap Nabi Muhammad saw. dan umat Islam di seluruh dunia.

Menurut Macron aksi pembunuhan ini merupakan serangan terhadap kebebasan berbicara, hingga pihaknya menyebutkan akan melawan "Separatisme Islam" yang ada.

Majelis Ulama Indonesia  mengeluarkan imbauan kepada umat Islam Indonesia, untuk memboikot segala bentuk produk asal negara Perancis. Selain aksi boikot, MUI juga meminta Presiden Perancis Emmanuel Macron mencabut ucapannya dan meminta maaf kepada umat Islam sedunia, dilansir dari Kompas.com.

Seruan boikot MUI dilayangkan melalui surat pernyataan Nomor: Kep-1823/DP-MUI/X/2020, tertanggal 30 Oktober. "MUI menyatakan sikap dan menghimbau umat Islam Indonesia dan dunia untuk memboikot semua produk yang berasal dari negara Perancis", bunyi salah satu pernyataan dalam surat yang ditandatangani oleh Wakil Ketua Umum MUI Muhyidin Junaidi, dan sekjen MUI Anwar Abbas.

Di sini sangat jelas terlihat kebencian kafir harby terhadap Islam, dengan terang-terangan mereka menghina dan melecehkan Islam juga dengan propaganda Islamofobia yang terus mereka gaungkan.

Allah Swt. berfirman : "Dan orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan rela kepadamu (Muhammad) sebelum engkau mengikuti agama mereka. Katakanlah, “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang sebenarnya).” Dan jika engkau mengikuti keinginan mereka setelah ilmu (kebenaran) sampai kepadamu, tidak akan ada bagimu pelindung dan penolong dari Allah.” (QS. al-Baqarah [2] : 120)

Di dalam ayat ini sangat jelas bahwa orang kafir akan berupaya terus menerus untuk menjerumuskan umat Islam kepada kekafiran, berbagai cara akan mereka lakukan. Sekularisme dan demokrasi adalah sumber peradaban Barat berkarakter menghasilkan kerusakan bagi umat manusia dan inilah salah satu produk peradaban mereka, yang mereka namakan HAM yang salah satunya adalah kebebasan berpendapat, akan tetapi mereka jugalah yang sering melanggar HAM itu sendiri contoh penghinaan terhadap umat Islam, kriminalisasi dan genosida terhadap umat Islam terjadi di negeri yang minoritas umat muslimnya. Padahal, merekalah yang sering mengatakan bahwa Islam radikal atau Islam teroris akan tetapi pada kenyataannya mereka sendirilah yang pantas untuk disematkan nama "Radikalisme dan Teroris". Menghina dan menistakan agama Islam dan Rasul-Nya maka hukumannya dalam syariat Islam akan dibunuh apabila menampakannya.

Penghinaan terhadap umat Islam dan kezaliman akan terus terjadi selama aturan Islam belum tegak di muka bumi. Islam agama yang sempurna yang mengatur seluruh aspek kehidupan, tak terkecuali Islam pun mengatur hubungan dengan nonmuslim, sehingga tercipta keharmonisan antar umat beragama dalam kehidupan. 

Allah Swt. berfirman: "Dan janganlah kamu memaki sesembahan yang mereka sembah selain Allah Swt., karena mereka nanti akan memaki Allah Swt. dengan melampaui batas tanpa dasar pengetahuan. Demikianlah kami jadikan setiap umat menganggap baik pekerjaan mereka. Kemudian kepada Tuhan tempat kembali mereka, lalu dia akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah ia kerjakan." (QS. al-An'am [6] : 108)

Betapa mendesaknya kebutuhan umat terhadap kembalinya peradaban Islam, dengan fakta- fakta yang terjadi dan dirasakan oleh umat sedunia terutama oleh umat Islam. Kerusakan-kerusakan di muka bumi baik kerusakan alamnya dan kerusakan akhlak manusia itu sendiri. Allah Swt. mengatur seluruh aspek kehidupan agar terjadi keharmonisan dalam kehidupan, dan menjadikan rahmat bagi seluruh alam.

Wallahu a'lam bishshawab.

 
Top