Oleh : Neneng Sriwidianti 
Pengasuh Majelis Taklim dan Member AMK

"Wahai orang-orang yang beriman! Masuklah ke dalam Islam secara keseluruhan, dan janganlah kamu ikuti langkah-langkah setan. Sungguh, ia musuh yang nyata bagimu. (QS. al-Baqarah [2]: 208)

Tahun ini, kaum muslimin di seluruh dunia serentak melaksanakan Iduladha 1441 H, yang jatuh pada Jumat, 31/7/2020. Berbeda dengan tahun baru sebelumnya, Iduladha tahun ini dirayakan dalam kepungan virus Covid-19 yang masih menelan banyak korban. Baik korban terpapar maupun yang meninggal dunia. Inilah Iduladha pertama di tengah virus Corona sepanjang sejarah.

Iduladha tahun ini dirasakan lebih berat dari tahun sebelumnya. Bangsa ini masih dirundung oleh ragam ujian. Di kalangan elit politik, tampak nyata hasrat dan nafsu untuk saling berebut jabatan atau mempertahankan kekuasaan lewat dinasti politik yang sedang dibangunnya. Kemiskinan, pengangguran, harga-harga makanan pokok terus melonjak, utang negara berbasis riba terus menjerat bangsa ini.

Terlebih di masa pandemi ini, hampir semua sektor terdampak oleh virus Covid-19. Mulai dari sektor kesehatan, sektor ekonomi, dan sosial. New normal yang diterapkan oleh pemerintah tidak mampu menjadi solusi. Alih-alih menyelesaikan masalah, yang ada justru semakin masifnya penyebaran virus. Ini menjadi bukti bahwa sistem kapitalisme demokrasi telah gagal menangani virus Covid-19. Karena sifatnya yang buruk dan merusak menjadi cacat bawaan yang melekat pada sistem ini.

Semua duka yang menimpa kita akan sirna, kalau kita mengikuti petunjuk Baginda Nabi Muhammad saw. Marilah, kita mengingat kembali pesan Nabi Muhammad saw. saat khutbah haji wada, 14 abad yang lalu, salah satunya :

"Wahai manusia...sungguh aku telah meninggalkan di tengah-tengah kalian satu perkara yang amat jelas. Jika kalian berpegang teguh padanya, kalian tidak akan pernah tersesat selama-lamanya. Itulah Kitabullah dan Sunnah."

Iduladha ini, marilah kita jadikan sebagai tonggak untuk mengembalikan ketaatan yang hakiki kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya. Agar kita terlepas dari segala kerusakan yang disebabkan sistem demokrasi yang diterapkan saat ini.

Khilafah satu-satunya institusi yang bisa merealisasikan terwujudnya ketaatan hakiki tersebut. Oleh karena itu, berjuang untuk menegakkan kembali Khilafah Islam adalah kewajiban yang agung dan pengorbanan yang tinggi di jalan Allah Swt.

Wallahu a'lam bishshawab.
 
Top