Oleh : Sherly Agustina, M.Ag
(Member Revowriter dan WCWH)


Tak peduli kapan busur panah ini melesat
Yang aku peduli, sekali melesat tepat sasaran
Tak peduli kapan mulainya di dunia literasi meninggalkan jejak
Yang aku peduli, saat dimulai jejaknya berceceran

Jadilah sebagai busur panah
Yang diperlukan untuk berperang
Berperang melawan kezaliman musuh-musuh Allah
Di medan perang dengan terang benderang

Busur panah yang senantiasa melesat secepat kilat
Busur panah yang menggentarkan musuh
Busur panah yang mendobrak kebatilan
Busur panah yang kelak menjadi saksi di hadapan-Nya

Wahai para punggawa, yang gagah berani
Jejak dunia literasi ini kan menjadi saksi
Atas banyaknya panah yang melesat tepat sasaran di jantung hati
Para musuh Allah yang terkapar mati

Berbahagialah
Dengan busurnya kelak sebagai bekal
Bertemu dengan-Nya suatu saat nanti
Di akhirat yang kekal abadi
 
Top