Oleh: Zainab Syanis

Dek, Ayo bangun! sudah jam 4 lewat, sholat tahajjud yuk! Bentar lagi masuk waktu subuh.

"Bentar lagi kak, " sahut Aira.

Sementara Nabila langsung bangun dan menuruti ajakan kakaknya Aisyah.

Aisyah tak pernah absen membangunkan kedua adiknya untuk melaksanakan sholat. Walaupun Aira adik bungsunya sering menolak ajakannya. Namun ia tak pernah lelah dalam mengajak kedua adiknya menjalankan ketaatan kepada Allah swt.

Aisyah diamanatkan oleh ibunya yang merupakan seorang TKW di Malaysia, untuk menjaga dan menyayangi kedua adiknya. Sementara Ayahnya sejak Nabila berusia 3 tahun sudah meninggal dunia. Aisyahpun tumbuh menjadi wanita mandiri, dewasa, penyayang dan solehah. Apalagi setelah ia rutin mengkaji Islam, ia semakin menunjukkan kasih sayang nya kepada kedua adiknya. Ia buktikan dengan sering mengajak adiknya melakukan ketaatan kepada Allah. Bahkan juga karena kasih sayangnya, Aisyah mengajari adiknya tentang aturan pergaulan dalam Islam.

Namun Aira menganggap cara Aisyah terlalu berlebihan. Bahkan ia tetap saja memilih untuk pacaran.

"Aira... Kamu mau kemana dek?

Mau keluar bentar kak, jalan-jalan sore sama teman aku.

Teman cowok atau cewek?

mmm... "

Aira pergi tanpa menjawab pertanyaan Aisyah. Karena Aisyah pasti akan menghalangi Aira untuk keluar, jika Aira jujur pergi jalan dengan pacarnya.

"Astaghfirullaahal 'adzhiim, sabar ya kak... Aira udah keterlaluan sekali. pasti ia pergi jalan lagi sama pacarnya itu." Nabila mencoba menenangkan Aisyah

Huftt.. iya dek, semoga Aira segera diberi kesadaran oleh Allah ya dek. Aamiin

Aira memang jarang sekali mengindahkan nasehat dari Aisyah tentang aturan pergaulan dalam Islam. Berkali-kali Aisyah mengatakan kalau pacaran dalam Islam itu haram. Karena pacaran adalah perbuatan yang mendekati zina. Namun Aira menganggap bahwa Aisyah kejam dan terlalu mengekangnya.

"Nabila.. Aira udah pulang belum dek?
belum kak, udah Nabila hubungi nomor HP nya tapi gak aktif." jawab Nabila

Udah jam 9 malam, Aira kenapa belum pulang juga ya..? " Aisyah mulai resah
satu jam berlalu, belum ada juga tanda-tanda kepulangan Aira.

Aisyah dan Nabila mulai khawatir kalau terjadi apa-apa sama Aira nanti. Mereka hanya bisa menunggu Aira dirumah, jika disusul keluar juga berbahaya bagi mereka sebagai perempuan.

"Ya Allah,jagalah Aira dari segala marabahaya dan ampuni segala dosanya, kami menyayanginya. Aisyah tak lupa berdo'a untuk Aira

Tok...tok Assalamualaikum!

Tak lama kemudian, Aira pun pulang dengan mata sembab dan langsung memeluk dan minta maaf kepada Aisyah. Ia menyesal karena tidak mendengarkan apa kata Aisyah. Hampir saja ia di nodai oleh pacarnya dan beruntung ia bisa kabur. Dan ia tidak akan mau lagi untuk menjalankan larangan Allah.

Aisyahpun memaafkan Aira dan semakin menyayangi adik-adiknya dengan selalu menjaga keterikatan mereka terhadap perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Beginilah cara Aisyah mencurahkan kasih sayang kepada adik-adiknya,bukan dengan cara membiarkan adik-adiknya melakukan perbuatan yang dilarang oleh Allah.
 
Top