Jakarta--Lenteranyahati.com- Video yang menampilkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump beserta jajarannya yang sedang menggelar konferensi pers di Gedung Putih, Washington, tersebar dan menjadi pembahasan warganet di media sosial Facebook pada Selasa (17/3).

Dalam video berdurasi 37 detik itu, Trump terlihat mempersilakan CEO Roche Diagnostics Amerika Utara Matthew Sause ke mimbar untuk menyampaikan pidatonya.

Roche Diagnostics Corporation awalnya dikenal sebagai produsen vitamin. Kini, perusahaan itu juga memproduksi obat-obatan untuk kanker, alat pengetes human immunodeficiency virus (HIV), serta obat penanganan flu burung.

Video yang telah ditonton sebanyak 157 kali, hingga Kamis (19/3) itu, juga dibubuhkan narasi sebagai berikut:

"Saat ini, Trump mengumumkan Roche Medical Company akan meluncurkan vaksin hari Minggu depan, dan jutaan dosis sudah siap! - Permainan selesai."

Namun, benarkah cuplikan gambar dan narasi tentang rencana peluncuran vaksin itu?

Penjelasan:
Dari hasil penelusuran, menemukan video, dengan narasi peluncuran jutaan dosis vaksin COVID-19 itu, sebenarnya telah mengalami proses penyuntingan.

Video aslinya diketahui berdurasi satu jam 19 menit, dan merupakan konferensi pers yang dihelat pada Jumat (13/3), serta ditayangkan NBC News, saluran berita yang bermarkas di Amerika Serikat.

NBC News, pada akun Youtube resminya, memberikan judul "Trump Holds News Conference On Coronavirus Pandemic" pada video tersebut.

Dalam konferensi pers pada video asli, Trump membahas langkah-langkah yang telah dan akan ditempuh pemerintahannya untuk mencegah penyebaran pandemi corona di Negeri Paman Sam.

Presiden AS ke-45 itu pada video asli terlihat mengawali pertemuan dengan berpidato di depan para jurnalis.

Trump lantas memanggil sejumlah tokoh untuk menyampaikan pidato di mimbar, di antaranya Juru Bicara Pemerintah AS terkait Penanganan Virus Corona Deborah Brix serta Direktur Institut Nasional Penyakit Menular dan Alergi Anthony Fauci, termasuk Pimpinan Roche Diagnostics Amerika Utara, Matthew Sause.

Dalam pemaparannya, Matthew Sause menghargai upaya lembaga Pemerintah AS, yakni Badan Makanan dan Obat-obatan (Food and Drug Administration) dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Center for Disease Control and Prevention) karena telah meloloskan alat tes virus corona milik perusahaannya.

Sause juga akan secepatnya menyebarkan produk tersebut untuk membantu pasien dan laboratorium di AS.

Dari pidato tersebut, Sause tidak membicarakan peluncuran vaksin COVID-19, begitu pula Trump.

Saat mempersilakan Matthew Sause ke mimbar, Trump juga diketahui tidak menyebutkan bahwa perusahaan tersebut akan meluncurkan vaksin.


 
Top